JENIS ILMU DALAM MASYARAKAT JAWA

Ngelmu Kasampurnan

Ngelmu Kasampurnan adalah Kebatinan atau dalam pengertian universal disebut spiritualitas, istilah lainnya: Ngelmu Sejati atau Kasunyatan.Orang yang mempelajari spiritualitas adalah orang dewasa yang telah matang jalan pikirannya. Orang yang masih senang menggeluti kenikmatan yang melulu bersifat keduniawian seperti masih menumpuk harta kekayaan berupa materi, mencari posisi kekuasaan yang memberi kepuasan duniawi, tentu tidak atau belum tertarik kepada spiritualitas atau Ngelmu Kasampurnan.

Seseorang biasanya akan mulai tertarik kepada spiritualitas atau mulai memahaminya bila kehidupannya mulai tenang, sudah imbang, sudah balance pemahaman hidup duniawi dan spiritual.

Manusia sudah berada dalam tingkat kesadaran bahwa hidup didunia ini selain berurusan dengan kehidupan duniawi yang benar dan baik, juga ada kehidupan spiritual yang harus difahami.Apalagi dia tahu benar bahwa hidup didunia ini relatif tidak lama. Sebaiknya dia bersikap bijak dan lalu mulai menapaki kehidupan spiritual yang akan mengantarkannya kemasa mendatang yang terjamin dibawah naungan Gusti, Tuhan Sang Pengatur Kehidupan Sejati.

Tingkatan Ngelmu sebelum Ngelmu Kasampurnan

Orang tradisional Jawa mengetahui, apalagi dimasa lalu, bahwa dimasyarakat dikenal ada orang-orang tua/ dituakan yang disebut Wong Tuwo, Wong Pinter, Priyayi Sepuh atau Guru Kebatinan atau Guru Ngelmu yang memberi tuntunan pelajaran kebatinan kepada murid-muridnya atau anggota paguyubannya. Selain mengajari spiritualitas kepada orang-orang yang berminat, seorang Priyayi Sepuh juga sering dimintai tolong oleh siapapun yang butuh bantuannya dalam berbagai bidang yang pelik dalam kehidupan ini. Pertolongan  itu diberikan dengan ikhlas. Artinya seorang murid harus memahami kondisi guru kebatinan. Jangan sampai guru kelaparan gara-gara tidak bisa makan. Murid harus tahu diri dengan memberi imbalan semampunya.

Untuk orang Jawa tradisional, sebelum orang  belajar ngelmu yang tertinggi yaitu Kasampurnan atau Kebatinan , ada yang terlebih dahulu mempelajari pengetahuan supranatural yang tingkatannya dibawah Ngelmu Kasampurnan, tingkatannya sebagai berikut :

Kanoman

Kanoman dari kata dasar, nom, anom, enom artinya muda. Maka kanoman biasanya diartikan sebagai “ ngelmu muda” untuk anak muda, sedangkan “ngelmu sepuh” untuk orang dewasa.

Pada masa lalu ada beberapa remaja Jawa tradisional yang jalan kehidupannya sangat dipengaruhi oleh atau bahkan menyatu dengan lingkungan alam dan sikap dan kebiasaan hidup masyarakat disaat itu yang tertarik untuk ikut menjalani olah/latihan kanoman.

Mayoritas anak muda berpikiran dan berperilaku positif, sikap hidupnya dituntun oleh panduan Budi Pekerti dan sangat percaya kepada kekuasaan tertinggi dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Lingkungan kehidupan dan alam sekitarnya membuat mereka lebih peka terhadap adanya hal-hal yang tidak terlihat tetapi sebenarnya ada, bahwa ada dimensi lain yang dikatakan gaib dalam kehidupan ini.

Suara hati berkata supaya kehidupan didunia ini berjalan baik-baik saja, tidak ada yang suka berbuat jahat kepada pihak lain. Tetapi kenyataannya tidak begitu, dari masa dahulu, watak dan perbuatan jahat sudah ada. Ada orang yang senang menonjolkan diri, memikirkan dirinya sendiri dan berbuat untuk kesenangan dan keuntungan dirinya.

Berbagai macam jenis dan tindak kecurangan, kelicikan, kejahatan yang kentara dan tidak kentara, kriminalitas kecil-kecilan sampai klas kakap pada kenyataannya mewarnai kehidupan didunia ini.

Pada dasarnya, anak muda terpanggil untuk berbuat baik, menegakkan kebenaran. Dari cerita wayang, legenda kuno, dari dulu selalu terjadi pertempuran antara yang baik melawan yang jahat dan pada akhirnya setelah melalui perjuangan panjang yang baiklah yang menang.Untuk mencapai kemenangan haruslah ada usaha yang tekun dan rajin, disertai sikap pantang menyerah untuk antara lain berlatih dan belajar meningkatkan kemampuannya dalam seni bela diri.

Pada jaman kuno, anak-anak muda belajar dengan cara nyantrik di padhepokan, berguru kepada seorang guru yang mumpuni. Diperguruan  ditanamkan pelajaran-pelajaran seperti Budi Pekerti, Pengetahuan Umum, Kanuragan dan hal-hal yang mengarah ke Kebatinan.

Guru yang menentukan tingkat pelajaran dari siswa, berdasarkan pengamatan dan penilaiannya terhadap kemampuan setiap siswa.
Pada prinsipnya guru hanya menerima siswa yang berwatak baik dan sungguh-sungguh punya niat untuk belajar.

Persyaratan yang ditentukan  adalah : Berwatak satria artinya punya rasa tanggung jawab, berani karena benar, jujur, punya rasa welas asih kepada sesama, hormat kepada guru dan sanggup menjunjung nama baik perguruan.

Sambil melakukan pekerjaan praktis setiap harinya untuk menunjang kehidupan di padhepokan seperti : bertani, berkebun, berternak, mengambil air, membersihkan rumah dan halaman; para siswa juga belajar ilmu dan ngelmu sesuai dengan tingkatnya.
Selain tetap diajarkan Budi Pekerti, tata krama, tata susila untuk pergaulan dimasyarakat,diajarkan pula pengetahuan umum dan berbagai ketrampilan untuk bekal menunjang keperluan hidupnya dikelak kemudian hari. Salah satu pelajaran dan pelatihan yang penting adalah olah supranatural yang sesuai dengan klasnya, untuk para muda dilatih dengan kanuragan.

KANURAGAN

Dalam kanuragan yang dilatih, ditatar adalah raga, sehingga orang yang mempelajari dan mempraktekkan kanuragan  menjadi kuat dan bahkan dibilang sakti karena dia menjadi antara lain kuat menerima pukulan, tidak mempan senjata tajam , tembakan peluru dan sebagainya.
Kanuragan biasanya diminati oleh golongan muda, setelah mereka melihat dan mengalami hasilnya yang menakjubkan, mereka menjadi lebih percaya kepada hal-hal yang bersifat supranaturalis.

Untuk orang-orang tertentu kelebihan positif dari kanuragan, membuat mereka ingin mempelajari juga Kebatinan / Spiritualitas.

( Seingat penulis, sejak tahun 1950-an, anak muda yang belajar ngelmu Kanoman termasuk Kanuragan tidak mempelajarinya di Padhepokan seperti jaman kuno,  tetapi cukup belajar dan dilatih oleh seorang guru pada saat-saat tertentu seperti layaknya sekolah atau kursus saja).

Kanuragan selain belajar seni bela diri terutama untuk mempertahankan diri bila diserang, juga untuk berlaga, menyerang lawan.

Selain itu siswa juga mulai diberi ajaran yang berupa mantra atau aji-aji untuk keselamatan, untuk memayungi diri dari segala macam gangguan fisik dan non-fisik.

Semakin dewasa umur seseorang dan juga cara berpikirnya, dia menjadi lebih sabar, lebih mampu mengendalikan diri, maka secara alami dia akan lebih memilih penggunaan mantra-mantra keselamatan atau karahayon dari pada aji-aji kanuragan.

Contoh ekstrim : Seorang petugas keamanan yang masih muda, sangat bangga bahwa peluru yang ditembakkan kepadanya oleh musuh tidak mampu menembus badannya, dia kebal, anti peluru. Dia senang dikagumi oleh rekan-rekannya, ditakuti para penjahat. Sedangkan seorang petugas yang lebih tua, lebih bijak, dia lebih senang bila senjata yang ditembakkan kepadanya, tidak bisa meletus, sehingga dia aman. Petugas lain yang lebih tua akan lebih senang , bila musuh dan penjahat menyingkir darinya.

KADONYAN

Tingkat selanjutnya adalah supaya selamat, makmur, bahagia dalam menjalani kehidupan ini. Pada tingkatan ini biasanya orang telah hidup berkeluarga.Orang Jawa tradisional bilang supaya hidup wajar, cukup sandang, pangan, papan dan tentunya berbagai keperluan lain yang esensial seperti menyekolahkan anak, kesehatan, sekadar tabungan dsb.

Sebagai layaknya orang berumah tangga, punya anak, dia akan berusaha untuk punya pekerjaan atau usaha yang bisa mencukupi dengan baik kebutuhannya bersama keluarga. Untuk itu selain harus punya kemampuan dan ketrampilan, juga diperlukan laku prihatin  dengan permohonan kepada Tuhan dan juga disertai amalan/mantra yang sifatnya Kadonyan – keduniawian untuk menaikkan derajat, pangkat dan semat – kedudukan, kekuasaan dan kekayaan.

Jalan kehidupan aktif bekerja, berkarya,setelah menyelesaikan sekolah dan mulai bekerja dan kemudian berumah tangga, punya anak-anak, lalu mendidik, membesarkan dan mengentaskan anak-anaknya, itu merupakan suatu perjalanan panjang dari kehidupan seseorang didunia ini, berkisar sekitar 25 sampai 30 tahunan. Selama kurun waktu itu, belum tentu segalanya berjalan mulus, kadang-kadang ada gejolak, itulah romantika kehidupan. Keterlibatan orang dalam Kadonyan- kehidupan duniawi menyita banyak waktu, bahkan sebagaian terbesar dari hidupnya dan bahkan ada orang yang terpaksa atau memang sengaja, tidak mau atau tidak mampu keluar dari urusan ini sampai akhir hidupnya didunia fana ini.

Dalam tahapan hidup duniawi ini, orang harus berhati-hati, untuk selalu berpegang kepada jalan yang benar dan baik yang diperkenankan Tuhan, jangan sampai tergoda oleh bujukan nafsu yang menyesatkan.

KASEPUHAN
Menginjak usia yang lebih tua, sepuh, emosi biasanya sudah lebih mudah untuk dikendalikan. Sudah banyak pengalaman hidup baik yang manis, susah sudah dilewati. Ada diantara kita yang berminat mempelajari Ngelmu Kasepuhan. Disebut kasepuhan karena memang biasanya disenangi oleh orang tua-tua atau orang dewasa yang bijak.

Kasepuhan dipelajari untuk menyembuhkan orang sakit, baik sakit fisik, maupun mental, membantu orang yang berada dalam kesulitan, memberikan perlindungan bagi yang perlu keselamatan, untuk membantu kelancaran usaha, pekerjaan dlsb. @@@

NGELMU KASAMPURNAN/ NGELMU SEJATI

Inilah tingkatan ngelmu yang tertinggi dari Kejawen, istilah lainnya adalah Kebatinan,Kasunyatan atau Spiritualitas.
Ngelmu ini menguak kasunyatan atau realias dari kehidupan sejati. Orang bijak yang telah mencapai ngelmu sejati akan melihat kenyataan hidup yang sejati, dimana semuanya telah terbuka sehingga tidak ada lagi rahasia dalam kehidupan ini.

ILMU SANTET JIN API

@@@ HANYA UNTUK TAMBAHAN PENGETAHUAN ANDA DAN TIDAK SAYA IJASAHKAN UNTUK UMUM. BILA ANDA MENGINGINKAN MEMILIKI AMALAN INI, SILAHKAN SMS KE SAYA DENGAN SEBUTKAN NAMA, TEMPAT TANGGAL LAHIR ANDA DAN ALAMAT ANDA, KIRIMKAN KE NO HP 081250080910 UNTUK PENYELARASANNYA DENGAN DONASI SEIKHLASNYA SEBAGAI TANDA IJAB QOBUL KESERIUSAN ANDA MEMILIKI ILMU INI. @@@

BIBIR MERAH X

SALAM PERSAUDARAAN …apa kabar sedulur blog bibir merahx? Semoga baik2 saja yah. Oke, untuk melengkapi khasanah ilmu goib di blog kita ini, maka bersama ini saja bahas sebagai tambahan pengetahuan yaitu tentang ilmu santet jin api.

ILMU santet ini bermanfaat untuk menghancurkan sasaran target orang dholim. Orang yang kena santet jenis ini tubuhnya akan panas seperti kena api disekujur tubuhnya, bahkan dalam beberapa kasus bisa sampai melepuh seluruh kulitnya seperti terbakar.

Sangat sulit dideteksi secara medis dan target mengalami siksaan sangat hebat akibat jin yang masuk ke tubuhnya. untuk memiliki ilmu ini anda wajib mengamalkan sebagai berikut..

1. PUASA MUTIH MULAI HARI WETON ANDA SELAMA 7 HARI

2. SELAMA PUASA LAKUKAN WIRID DOA BERIKUT INI SELAMA 1000 X SETIAP HARI selama 7 hari

DOANYA SBB:

waaljaanna kholaqnaahu min qablu min naari alssamuumi

ini ada dalam QS AL HIJR AYAT 27…. yang artinya “Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas”

 

3. HARI TERAKHIR PUASA, LAKUKAN WIRID DOA TSB DI ATAS SELAMA 7000 x tanpa henti dan tidak boleh tertidur.Setelah selesai rangkaian ritual diatas insya allah ilmu sudah anda miliki.TATA CARA MEMPRAKTEKKAN..

1. TENTUKAN SASARAN TARGET, DAN BAYANGKAN DIA ADA DI DEPAN ANDA (JARAK JAUH DEKAT TIDAK MASALAH)

2. BACA DOA DI ATAS 5 X SAMBIL TAHAN NAPAS LALU HEMBUSKAN KE BAYANGAN TARGET YANG ADA DEPAN ANDA

3. AKAN LEBIH BAIK LAGI BILA ANDA MEMILIKI BENDA-BENDA PRIBADI MILIK TARGET, MISALNYA BAJU MILIK DIA, DLL.. SETIAP BENDA BISA. hembuskan dari mulut anda sampai mengenai benda-benda milik target.

4. TARGET AKAN KENA SAKIT HEBAT AKIBAT SERANGAN SANTET DAN TUNGGU KEDATANGANNYA DIA UNTUK MINTA MAAF PADA ANDA. KALAU DIA TIDAK MINTA MAAF MAKA SAKITNYA TIDAK AKAN BISA DISEMBUHKAN BIIDZNILLAH. bila sudah minta maaf pada anda maka dia akan berangsur sembuh secara otomatis.

TERIMA KASIH.

SALAM

BIBIRMERAH X

@@@ HANYA UNTUK TAMBAHAN PENGETAHUAN ANDA DAN TIDAK SAYA IJASAHKAN UNTUK UMUM. BILA ANDA MENGINGINKAN MEMILIKI AMALAN INI, SILAHKAN SMS KE SAYA DENGAN SEBUTKAN NAMA, TEMPAT TANGGAL LAHIR ANDA DAN ALAMAT ANDA, KIRIMKAN KE NO HP 081250080910 UNTUK PENYELARASANNYA DENGAN DONASI SEIKHLASNYA SEBAGAI TANDA IJAB QOBUL KESERIUSAN ANDA MEMILIKI ILMU INI. @@@

 

SHOLAWAT PENGHILANG KESEDIHAN

Allohumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammadin Allohumma shalli ‘alayhi wa sallam wa ‘adzhib huzna qolbii fii dunyaa wal akhirat

Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Pemimpin kami Nabi Muhammad. Ya Allah, berikan kepadanya shalawat daln Salam. Hilangkan kesedihan hatiku di dunia dan akhirat.”

Shalawat ini disusun  oleh Habib Ali Bin Hasan al-Atthas. Beliau berkata: “Salah satu penyebab datangnya futuh (terbukanya rahasia  dari Allah) kepada kami adalah dengan membaca doa ini. Shalawat ini termasuk doa yang sangat besar manfaatnya bila dibaca. Aku berharap manfaatnya merata kepada kaum muslimin sebagai doa yang mustajab. Monggo diamalkan.

@bibirmerahx,2014

AMALAM BERTEMU RAJA JIN MUSLIM DI SUATU DAERAH

APA KABAR SOBAT? KALI INI SAYA AKAN SHARE SATU AMALAN SEDERHANA UTK BERTEMU RAJA JIN.

BACA SATU KALI DENGAN KEYAKINAN MANTAP DI TEMPAT YANG SUCI, MISALNYA MASJID, LANGGAR ATAU MUSHOLA, ATAU TEMPAT YANG ANDA ANGGAP BAIK…

BERIKUT BACAANNYA:  

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM. A’JAMU ALAIKUM YA MA’SYAROL JAAN BI QOULILLAHI TA’ALA. WA BIQOWLIHI TA’ALA A’JAMU ALAIKUM AN TAHDURUU ILA HADROTII HADZIHI WA MAQOMII HADZA. KADZALIKA TAHDURUUNA BI QOULIHI TA’ALA. FA AJIBUU WA ATI’UU. AJIBUU WA ‘AJJILUU BIL AJNIHATIT TOYYAROTI WAL LUGHOTIL MUKHTALIFATI WAL ASNAFIL ‘AJIBATI INNALLOHA ‘ALA JAM’IHIM IDZA YASYA U QODIRUN AINAT TOYYARUNA FIL HAWA I FIL HAWAI AINAL MUSTAROQUNAS SAM’I MINAS SAMA I AINAL GHOWASUNA TAHTA ATBAQIS TSARO AINAL ITSNANI WA SAB’UUNA QOBILATIN MIN QOBAILIL JINNI AL MA’DZUNATI BIT TO’ATI TAHATAD DAIROTI KHOTAMI SULAIMANA IBNI DAWUUDA ALAIHIMAS SALAM BIHAQQI. MAN KANA MINKUM MIN ASYBAHI ARWAHIL YAHUDI FAINNI AQSAMTU ALAIKUM BIL ‘UHUDI WA MIMMA KUTIBA FI AYATIS SUURI WA INKUNTUK MIN ASYBAHI ARWAHIN NASORO FA INNI AQSAMTU ALAIKUM BI INZILA ISA WA IN KUNTUM MIN ASYBAHI ARWAHIL MUSLIMINA FA INNI AQSAMTU ALAIKUM BI MUHAMMADIN KHOTAMIN NABIYYINA. MA DA’AWTUKUM ILLA FI QODOI HAWAIJIL MUSLIMIN BAROKALLOHU FIKUM WA ‘ALIKUM WA JADAKUMULLOHA NURUN ‘ALA NURIN WAL HAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMINA.

INSYA ALLAH AKAN SEGERA DATANG RAJA JIN TERSEBUT ATAS IJIN ALLAH SWT. BILA ANDA PEKA MAKA RAJA JIN SUDAH DATANG ANDA MEMBACA SEKALI SAJA. BILA ANDA BELUM PEKA MAKA YAKINLAH RAJA JIN SUDAH DATAG DIDEKAT ANDA.

BILA SUDAH DATANG, SAMPAIKAN SALAM DAN UTARAKAN NIAT ANDA APA. BILA ANDA BINGUNG BACA SAJA: INNMA AMRUHU IDZA ARODA SYAIAN AYYAQULA LAHU KUN (BACA NIAT ANDA BERTEMU PAKAI BAHASA ANDA, BOLEH BAHASA JAWA, SUNDA, SUMATRA, KALIMANTAN, ATAU BAHASA INDONESIA) FAYAKUN. SELANJUTNYA SAMPAIKAN UCAPAN TERIMA KASIH DAN SALAM PENUTUP.

MONGGO SAYA IKHLASKAN BILA ANDA MEMPRAKTEKKANNYA.

@BIBIRMERAHX,2014

HIZB BAHR – HIZIB LAUTAN

حزب البحر

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

 

يَا عَلِيُّ يَا عَظِيْمُ يَا حَلِيْمُ يَا عَلِيْمُ أَنْتَ رَبِّي وَعِلْمُكَ فَنِعْمَ الرَّبُّ رَبِّي وَنِعْمَ الْحَسْبُ حَسْبِي تَنْصُرُ مَنْ تَشَاءُ وَأَنْتَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ. نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِي الْحَرَکَاتِ وَالسَّکَنَاتِ وَالْکَلِمَاتِ وَالإِرَادَاتِ وَالْخَطَرَاتِ ، مِنَ الشُّکُوكِ وَالظُّنُونِ وَالأَوْهَامِ السَّاتِرَةِ لِلْقُلُوبِ عَنْ مُطَالَعَةِ الْغُيُوبِ ،

 

)فَقَدِ ابْتُلِيَ الْمُؤْمِنُونَ وَزُلْزِلُوا زِلْزَالاً شَدِيدًا وَإِذْ يَقُولُ الْمُنَافِقُونَ وَالَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ مَا وَعَدَنَا اللَّهُ وَرَسُولُهُ إِلاَّ غُرُورًا( فَثَبِّتْنَا وَانْصُرْنَا وَسَخِّرْلَنَا (هَذَا الْبَحْرَ) …… كَمَا سَخَّرْتَ الْبَحْرَ لِمُوسَى وَسَخَّرْتَ النَّارَ ِلإِبْرَاهِيمَ , وَسَخَّرْتَ الْجِبَالَ وَالْحَدِيدَ لِدَاوُدَ , وَسَخَّرْتَ الْجِنَّ وَالشَّيَاطِيْنَ لِسُلَيْمَانَ وَسَخِّرْلَنَا (كُلَّ بَحْرٍ) هُوَ لَكَ فِي الأَرْضِ وَالسَّمَاءِ وَالْمُلْكِ وَالْمَلَكُوتِ وَبَحْرَ الدُّنْيَا وَبَحْرَ الآخِرَة ,

 

وَسَخِّر لَنَا (كُلَّ شَيْءٍ) يَا مَنْ بِيَدِهِ مَلَكُوتُ كُلِّ شَيْءٍ )كهيعص( (3 كالي)

 

اُنْصُرْنَا فَإِنَّك خَيْرُ النَّاصِرِينَ , وَافْتَحْ لَنَا فَإِنَّكَ خَيْرُ الْفَاتِحِينَ , وَاغْفِرْ لَنَا فَإِنَّكَ خَيْرُ الغَافِرِينَ , وَارْحَمْنَا فَإِنَّكَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ , وَارْزُقْنَا فَإِنَّكَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ , وَاهْدِنَا وَنَجِّنَا مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ , وَهَبْ لَنَا رِيْحًا طَيِّبةً كَمَا هِيَ فِي عِلْمِكَ , وَانْشُرْهَا عَلَيْنَا مِنْ خَزَائِنِ رَحْمَتِكَ , وَاحْمِلْنَا بِهَا حَمْلَ الْكَرَامَةِ مَعَ السَّلاَمَةِ وَالْعَافِيَةِ فِي الدِّينِ وَالدُّنْيَا وَالآخِرَةِ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ.

 

اللَّهُمَّ يَسِّرْ لَنَا أُمُورَنَا مَعَ الرَّاحَةِ لِقُلُوبِنَا وَأَبْدَانِنَا وَالسَلاَمَةِ وَالْعَافِيَةِ فِي دِينِنَا وَدُنْيَانَا , وَكُنْ لَنَا فِي سَفَرِنَا , وَخَلِيفَةً فِي أَهْلِنَا , وَاطْمِسْ عَلَى وُجُوهِ أَعْدَائِنَا , وَامْسَخْهُم عَلَى مَكَانَتِهِمْ فَلاَ يَسْتَطِيعُوْنَ الْمُضِيَّ وَلاَ الْمَجِيءَ إِلَيْنَا .

 

)وَلَوْ نَشَاءُ لَطَمَسْنَا عَلَى أَعْيُنِهِمْ فَاسْتَبَقُوا الصِّرَاطَ فَأَنَّى يُبْصِرُونَ وَلَوْ نَشَاءُ لَمَسَخْنَاهُمْ عَلَى مَكَانَتِهِمْ فَمَا اسْتَطَاعُوا مُضِيًّا وَلاَ يَرْجِعُونَ(

 

)يس , وَالْقُرْءَانِ الْحَكِيمِ , إِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ , عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ , تَنْزِيلَ الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ , لِتُنْذِرَ قَوْمًا مَا أُنْذِرَ ءَابَاؤُهُمْ فَهُمْ غَافِلُونَ , لَقَدْ حَقَّ الْقَوْلُ عَلَى أَكْثَرِهِمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ , إِنَّا جَعَلْنَا فِي أَعْنَاقِهِمْ أَغْلاَلاً فَهِيَ إِلَى الأَذْقَانِ فَهُمْ مُقْمَحُونَ , وَجَعَلْنَا مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَاهُمْ فَهُمْ لاَ يُبْصِرُون (

 

شَاهَتِ الْوُجُوهُ (3 كالي)

 

)وَعَنَتِ الْوُجُوْهُ لِلْحَيِّ الْقَيُّومِ وَقَدْ خَابَ مَنْ حَمَلَ ظُلْمًا( , ) طس( , )حم عسق( ،

 

)مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ بَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لاَ يَبْغِيَانِ(

 

)حم( (7 كالي) حُمَّ الأَمْرُ وَجَاءَ النَّصْرُ فَعَلَيْنَا لاَ يُنْصَرُونَ .

 

)حم , تَنْزِيلُ الْكِتَابِ مِنَ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ , غَافِرِ الذَّنْبِ وَقَابِلِ التَّوْبِ شَدِيدِ الْعِقَابِ ذِي الطَّوْلِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ إِلَيْهِ الْمَصِيرُ(

 

بِسْمِ اللهِ بَابُنَا , تَبَارَكَ حِيطَانُنَا , يس سَقْفُنَا , كهيعص كِفَايَتُنَا , حم عسق حِمَايَتُنَا, )فَسَيَكْفِيْكَهُمُ اللهُ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ( (3 كالي)

 

سِتْرُ الْعَرْشِ مَسْبُولٌ عَلَيْنَا وَعَيْنُ اللهِ نَاظِرَةٌ إِلَيْنَا بِحَوْلِ اللهِ لاَ يُقْدَرُ عَلَيْنَا

 

)وَاللَّهُ مِنْ وَرَائِهِمْ مُحِيطٌ , بَلْ هُوَ قُرْءَانٌ مَجِيدٌ , فِي لَوْحٍ مَحْفُوظٍ(

 

)فَاللهُ خَيْرٌ حَافِظًا وَهُوَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِيْنَ( (3 كالي)

 

)إِنَّ وَلِيِّيَ اللهُ الَّذِي نَزَّلَ الْكِتَابَ وَهُوَ يَتَوَلىَّ الصَّالِحِيْنَ( (3 كالي)

 

)حَسْبِيَ اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ( (3 كالي)

 

وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ (3 كالي)

 

بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْم (3 كالي)

 

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّمَا خَلَقَ (3 كالي)

 

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّم

سورة الأحزاب الأية 11,12

سورة مريم الأية 1

سورة يس الأية 66,67

سورة يس الأية 1-9

سورة طه الأية 111

سورة النمل الأية 1

سورة الشورى الأية 1

سورة الرحمن الأية 19

سورة غافر الأية 1

سورة غافر الأية 1-3

سورة البقرة الأية 137

سورة البروج الأية 20-22

سورة يوسف الأية 64

سورة الأعراف الأية 196

سورة التوبة الأية 129

BACAANYA….


حــزب البحــر
لسيدي أبي الحسن الشاذلي رحمه الله تعالى

اللهمّ يا عليُّ يا عظيمُ يا حليمُ يا عليم
Ya Allahu, Ya ‘Aliyyu, Ya ‘Adheemu, Ya Haleemu, Ya ‘Aleem

أنتَ ربّي ، وعلمُكَ حَسْبي ، فَنِعْمَ الربُّ ربّي ، ونِعْمَ الحسْبُ حسبِي
Anta rabbi, wa ‘ilmuka hasbi, fa ni’mar-rabbu rabbi, wa ni’mal hasbu hasbi,تَنصُر مَنْ تشاء وأنتَ العزيزُ الرحيمُ ،
tan-suru man tashaa-u wa antal ‘azeezur raheem
نَسْألكَ العصمةَ في الحركاتِ والسّكَنَاتِ والكَلِمَاتِ والإرَادَاتِ والخَطَرَاتِ مِنَ
Nas-alukal ‘ismata fil harakati was-sakanati wal kalimati wal iradati walkhatarati minash
الشُّكُوكِ والظُّنُونِ والأَوْهَامِ السَّاتِرةِ للقلوبِ عنْ مطالعةِ الغيوبِ ،
shukuki wa-dhununi wal awhamis-satirati lil qulubi ‘an mutala’atil ghuyub.فقدْ ابْتُلِيَ المُؤمِنونَ وزُلْزِلُوا زِلْزَالاً شَديداً
Faqadib tuliyal mu’minoona wa zulzilu zilzalan shadeeda.
وإذ يقولُ المُنافِقونَ والذين في قُلُوبِهمْ مَرَضٌ ما وعَدَنا اللهُ ورسولُهُ إلا
Wa idh “yaqulul munafiquna wal-ladheena fi qulubihim maradun mawa’adanallahu wa rasuluhu illa غُرورَاً . فثبّتنا وانْصُرْنَا وسَخّرْ لَنَا هذا البَحْرَ كَمَا سَخَّرتَ البَحْرَ لمُوسَى
ghurura.”Fa thibbitna wan-surna wa sakh-khir lana hadhal bahr, kama sakh-khartalbahra li Musa,وسَخَّرْتَ النَّارَ لإبراهيمَ ، وسَخَّرْتَ الجِبالَ والحدِيدَ لدَاوُدَ ، وسخّرت الرِّيحَ
wa sakh-khartan nara li Ibrahim. Wa sakh-khartal jibaala walhadeeda li Dawud. Wa sakh-khartar reeha
والشّياطينَ والجِنَّ لِسُلَيمان َ، وسَـخِّرْ لنـا كـلَّ بحرٍ هو لَكَ في الأرضِ
wash-shayatina wal jinna liSulayman. Wa sakh-khir lana kulla bahrin huwa laka fil ardiوالسماءِ والمُلكِ والمَلَكـُوت وبحرِ الدنيا وبحرِ الآخـرةِ ، وسَـخِّرْ لنَا كـلَّ
was-samaa-i walmulki wal malakut. Wa bahrad-dunya, wa bahral akhira. Wa sakh-khir lanaشيءٍ ، يا مَـنْ بِيدِهِ مَلَكُـوتُ كـلِّ شَيء كهيعص كهيعص كهيعص انصُرنَا
kulla shay-in ya man bi yadihi malakutu kulli shay.”Kaf ha ya ‘ain sad.Kaf ha ya ‘ain sad.Kaf ha ya ‘ain sad.”
انصُرن فإنَّكَ خيرُ النّاصِرِينَ، وافتَحْ لنَا فإنّكَ خيرُ الفَاتِحينَ ، واغفِرْ لنَا فإنَّكَ
Unsurna fi-innaka khayrun-nasireen.Waf-tah lana fi-innaka khayrul fatiheen.Wagh-fir lana fi-innaka
خيرُ الغَافِرينَ ، وارحَمْنا فإنّكَ خيرُ الرّاحِمينَ ، وارزُقنا فإنّكَ خيرُ الرّازِقينَ ،
khayrul ghafireen.War-hamna fi-innaka khayrur-rahimeen.War-zuqna fi-innaka khayrur-raziqeen.واهْدِنَا ونَجِّنَا مِنَ القَوْمِ الظَّالِمِينَ ، وهَبْ لنَا رِيحاً طيّبةً كما هيَ في عِلمِكَ
Wahdina wanajjina minal qawmidh-dhalimeen.
Wa hab lana reehan tayyibatan kama hiya fi ‘ilmik.
، وانشُرْها علينا مِنْ خَزَائِنِ رحمتِكَ ، واحمِلْنَا بِها حَمْلَ الكرامةِ
Wan-shurha ‘alayna min khazaaini rahmatik.Wahmilna biha hamlal karamati
معَ السّلامةِ والعافيةِ في الدّينِ والدُّنيا والآخرةِ إنّكَ على كلِّ شيءٍ قدير.
ma’assalamati wal ‘afiyati fid-deeni wad-dunyawal akhira. Innaka ‘ala kulli shayin qadeer.اللهمَّ يَسِّرْ لنا أُمُورَنَا معَ الرّاحةِ لقلوبِنَا وأَبدانِنَا ، والسلامةِ والعافيةِ
Allahumma yassir lana umurana ma’arrahati li qulubina wa abdaninawas-salamati wal ‘afiyatiفي دِينِنا ودُنْيانا وكُنْ لنا صَاحِباً في سَفَرِنا، وخلِيفةً في أهلِنَا،
fi deenina wa dunyana. Wa kul-lana sahiban fisafarina wa khaleefatan fi ahlinaواطْمِسْ على وُجوهِ أَعدائِنَا وامْسَخْهُم على مكَانَتِهِم فلا يستَطيعون
Wat-mis ‘ala wujuhi a’daaina. Wam-sakhhum ‘ala makanatihim fala yasta-ti’unalالمُضِيَّ ولا المَجِيءَ إلينا
mudiyya walal majiyya ilayna.
ولو نشاءُ لطَمَسْنَا على أعيُنِهم فاستَبَقوا الصّراطَ فأَنَّى يُبصِرونَ ،
“Wa law nashaa-u latamasna ‘ala a’yunihim fas-tabaqus-sirata fa-anna yubsiroon.ولو نشاءُ لمَسَخْنَاهُم على مكانَتِهِم فما اسْتَطاعوا مُضِيّاً ولا يَرجِعُون .
Wa law nashaa-u lamasakh nahum ‘ala makanatihim famas-tata’umudiyyaw-wa la yarji’oon.”يس • وَالْقُرْءَانِ الْحَكِيمِ • إِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ • عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ •
“Ya seen. Wal Qur’aanil hakeem. Innaka laminal mursaleen. ‘Alasiratim-mustaqeem.تَنْـزِيلَ الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ • لِتُنْذِرَ قَوْمًا مَـا أُنْذِرَ آبَاؤُهُمْ فَهُـمْ غَافِـلُونَ •
Tanzeelal ‘azeezir-raheem. Li tunzira qawmam-ma undhiraaabaa-uhum fahum ghafiloon.لَقَدْ حَقَّ الْقَوْلُ عَلَى أَكْثَرِهِمْ فَهُمْ لا يُؤْمِنُونَ • إِنَّا جَعَلْنَا فِي أَعْنَاقِهِمْ أَغْلالاً
Laqad haqqal qawlu ‘ala ak-tharihim fahum layu’minoon. Inna ja’alna fi a’naqihim aghlalanفَهِيَ إِلَى الأَذْقَانِ فَهُمْ مُقْمَحُونَ • وَجَعَلْنَا مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ
fa hiya ilal adhqani fahummuqmahoon. Wa ja’alna mim-bayni aydihim saddaw-wa minخَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَاهُمْ فَهُمْ لا يُبْصِرُونَ.
khalfihim saddanfa-agh shaynahum fahum la yubsiroon.”
شَاهَتْ الوُجُوهُ شَاهَتْ الوُجُوهُ ، شَاهَتْ الوُجُوهُ
Shaahatil wujooh.Shaahatil wujooh.Shaahatil wujooh.
وَعَنَتْ الوُجُوهْ للحَيِّ القَيُّومِ وقد خَابَ مَنْ حَمَلَ ظُلْماً .
“Wa ‘anatil wujoohu lil hayyil qayyumi wa qad khaba man hamaladhulma.”
طس- طسم- حمعسق. مَرَجَ البحْرَينِ يلتقيانِ بينهُمَا بَرْزَخٌ لا يَبْغِيَان
“Ta seen. Ha meem. ‘Ain seen qaaf.””Marajal bahrayni yaltaqiyaan. Baynahuma barzakhul-la yabghiyan.”حم حم حم حم حم حم حم حُمّ الأَمْرُ وجاءَ النّصرُ فعلينا لا يُنْصَرون . ]
“Ha meem. Ha meem. Ha meem. Ha meem. Ha meem. Ha meem. Ha meem.”Hummal amru wa ja-an-nasru fa’alayna la yunsaroon.
حم • تَنْزِيلُ الْكِتَابِ مِنَ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ •
“Ha meem. Tanzeelul kitabi minallahil ‘azeezil ‘aleem.
غَافِرِ الذَّنْبِ وَقَابِلِ التَّوْبِ شَدِيدِ الْعِقَابِ ذِي الطَّوْلِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ إِلَيْهِ الْمَصِيرُ [ [غافر/1-3].
Ghafiridh-dhambi waqabilit-tawbi shadeedil ‘iqabi dhit-tawli la ilaha illa huwa ilayhilmaseer.”( بسم الله بابنا ، تبارك حيطاننا ، يس سقفنا ، كهيعص كفايَتُنَا ،
Bismillahi, baabuna. Tabaraka, hitanuna. Ya seen, saqfuna. Kaf ha ya ‘ainsad, kifayatuna.حمعسق حِمَايَتُنَا
Ha meem ‘ain seen qaaf, himayatuna.
فَسَيكْفيكَيهم الله وهو السميع العليم (ثلاثاً).
“Fasayakfikahumullahu wa huwas-sami’ul ‘aleem.
Fasayakfikahumullahu wa huwas-sami’ul ‘aleem.
Fasayakfikahumullahu wa huwas-sami’ul ‘aleem.”
( سترُ العَرشِ مَسْبُولٌ علينَا وعَيْنُ اللهِ ناظِرَةٌ إلينَا ،
Sitrul ‘arshi masbulun ‘alayna, wa ‘ainullahi nadhiratun ilayna,
بِحَوْلِ اللهِ لا يُقْدَرُ علينا واللهُ مِنْ وَرَائِهِمْ مُحِيطٌ. بلْ هوَ قُرآنٌ مَجيدٌ .
bi hawlillahi la yuqdaru ‘alayna. Wallahu miw-waraaihim muheet. Bal huwaQura’anum-majeed.في لَوحٍ مَحفوظٍ
Fi lawhim-mahfoodh.
فاللهُ خيرٌ حَافِظَاً وهو أرحمُ الرَّاحِمينَ ” (ثلاثاً) .
“Fallahu khayrun hafidhaw-wa huwa arhamur-rahimeen.
Fallahu khayrun hafidhaw-wa huwa arhamur-rahimeen.
Fallahu khayrun hafidhaw-wa huwa arhamur-rahimeen.”

” إنَّ ولِيّيَ اللهُ الذي نَزَّلَ الكِتَابَ وهُوَ يَتَوَلّى الصّالِحيَن “(ثلاثاً) .
“Inna waliy-yiyallahul-ladhee nazzalal kitaba wa huwa yatawallas-saliheen.”
“Inna waliy-yiyallahul-ladhee nazzalal kitaba wa huwa yatawallas-saliheen.”
“Inna waliy-yiyallahul-ladhee nazzalal kitaba wa huwayatawallas-saliheen.”

” حَسْبِيَ اللهُ لا إِلَهَ إِلاّ هُوَ عَلَيهِ تَوَكَّلْتُ وهُوَ رَبُّ العَرْشِ العَظِيمِ ” (ثلاثاً) .
“Hasbiyallahu la ilaha illa huwa ‘alayhi tawakkaltu wa huwa rabbul ‘arshil’adheem.;
Hasbiyallahu la ilaha illa huwa ‘alayhi tawakkaltu wa huwa rabbul ‘arshil’adheem.”
“Hasbiyallahu la ilaha illa huwa ‘alayhi tawakkaltu wa huwa rabbul ‘arshil’adheem.”

” بِسمِ الله الذي لا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيءٌ في الأرضِ ولا في السّماءِ وهُوَ السَّمِيعُ العَلِيمُ ” (ثلاثاً) .
Bismillahil ladhee la yadurru ma’asmihi shayun fil ardi wa la fis-samaa-i wahuwas-sami’ul ‘aleem.
Bismillahil ladhee la yadurru ma’asmihi shayun fil ardi wa la fis-samaa-i wahuwas-sami’ul ‘aleem.
Bismillahil ladhee la yadurru ma’asmihi shayun fil ardi wa la fis-samaa-i wahuwas-sami’ul ‘aleem
Audhu bi kalimatillahit-taammati min sharri ma khalaq.
Audhu bi kalimatillahit-taammati min sharri ma khalaq.
Audhu bi kalimatillahit-taammati min sharri ma khalaq.
” ولا حَوْلَ ولا قُوَّةَ إِلاّ باللهِ العَلِيِّ العَظِيمِ ” (ثلاثاً)
Wa la hawla wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adheem.
Wa la hawla wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adheem.
Wa la hawla wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adheem.

وصلّى الله على سَيِّدنَا مُحَمَّدٍ وعَلَى آَلِهِ وصَحْبِهِ وسَلَّم والحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِينَ .
Wa sallallahu ‘ala sayyidina Muhammadiw-wa ‘ala aalihi wa sahbihi wa sallim.

ARTINYA

Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, Pengasih. Berkat-berkat Allah dan salam ditujukan kepada junjungan kita Muhammad dan keluarganya. Ya Allah, Yang maha Satu,

Maha Mengetahui
Engkau Tuhanku, dan pengetahuan-Mu cukup bagi saya. Apa yang sangat baik Iadalah Tuhanku! Yang Indah adalah berkecukupan!
Engkau permohonan kepada Engkaulah perlindungan, dalam gerakan-gerakan dan saat-saat istirahat, dalam kata-kata, keinginan, dan pikiran yang lewat, dari keraguan, pengandaian dan angan-angan-veilings, mereka, di atas hati, occluding melihat yang gaib.
Setia diadili; Mereka sangat terguncang.
Lalu orang-orang munafik akan berkata, dengan orang-orang dilanda penyakit hati, “Allah dan Rasul-Nya menjanjikan kami hanya khayalan. (Q. 33:11-12)

Meskipun demikian, membuat kita tegas, bantuan AS, dan tunduk kepada kita laut ini, seperti Engkau tidak tunduk laut kepada Musa, dan api kepada Ibrahim, dan gunung-gunung dan besi untuk Daud, dan angin, setan, dan jin kepada Salomo.

Dimasukkan ke dalam tunduk kepada kami setiap lautan-Mu di bumi dan langit, di domain ini dan langit, lautan dunia ini dan lautan berikutnya. Render tunduk kepada kami setiap hal, “0 Engkau, yang tangannya memegang kedaulatan atas segala sesuatu” (Q. 23:88).

Kaf ha ‘ya’ ‘ain shod
Kaf ha ‘ya’ ‘ain shod
Kaf ha ‘ya’ ‘ain shod

Membantu kami, karena sesungguhnya Engkau penolong yang terbaik.
Buka untuk kita tangan rahmat, karena sesungguhnya Engkau yang terbaik dari pembuka. Maafkan kami, karena sesungguhnya Engkau pardoners yang terbaik.

Jadilah penyayang kepada kita, karena sesungguhnya Engkau yang terbaik dari orang-orang yang menunjukkan belas kasihan.

Mendukung kita, karena sesungguhnya Engkau sustainers yang terbaik. Membimbing kita dan menyelamatkan kita dari orang-orang yang tidak adil.

Mengirimkan angin lembut, seperti Engkau tahu bagaimana melakukannya, dan biarkan itu meniup kita dari gudang-gudang rahmat-Mu. Biarkan beruang kita sepanjang seperti oleh intervensi ajaib, dengan keamanan dan kesejahteraan, dalam agama, urusan duniawi, dan akhirat.

Engkau berkuasa atas segala sesuatu. Tuhan, memfasilitasi bagi kami urusan kami, dengan mudah pikiran dan tubuh, dengan keamanan dan kesejahteraan dalam agama dan hal-hal duniawi. Menjadi teman bagi kita dalam perjalanan kita, dan pengganti rumah tangga kami.

Dengan wajah menghapuskan musuh-musuh kami, dan mengubah mereka di mana mereka berdiri, menonaktifkan mereka dari meninggalkan atau datang ke Amerika Serikat. Jika Kami menghendaki, Kami akan menghapuskan mata mereka. Namun, mereka akan berlomba maju ke jalan. Tapi bagaimana mereka lihat? Kalau Kami kehendaki, Kita harus mengubah mereka di mana mereka berdiri. Jadi, mereka tidak akan dapat pergi atau kembali (Q 36:66-67).

Ya ‘dosa! Oleh Bijaksana Al-Qur ‘an! Pasti kamu salah satu dari mereka dikirim pada jalan yang lurus! Sebuah wahyu yang diturunkan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang, bahwa Engkau mightest memperingatkan orang-orang yang bapak-bapak tidak diperingatkan. Namun, mereka tidak mengambil pelajaran.

Deklarasi telah dikonfirmasi terhadap sebagian besar dari mereka. Namun mereka tidak percaya. Kami telah melingkari leher mereka dengan rantai sampai ke dagu, tetapi mereka memegang kepala mereka tinggi. Sebelum mereka telah Kami meletakkan penghalang, dan di belakang mereka sebuah penghalang, dan Kami telah dikaburkan penglihatan mereka, maka mereka tidak melihat (Q 36:1-8).

Bikin  wajah mereka menjadi cacat!
Bikin wajah mereka menjadi cacat!
Bikin wajah mereka menjadi cacat!

Biarkan wajah mereka tunduk sebelum Living, the Self-subsisten, Karena dia yang sarat dengan salah sudah bertemu frustrasi. Ta ‘dosa, ha’ mim, ‘ain sin Qaaf. (Q 27:1)

Ia telah merilis dua lautan yang bertemu; Namun di antara keduanya ada batas [barzakh] bahwa mereka tidak jembatan. … (Q 55:19-20)

Ha ‘mim, ha’ mim, ha ‘mim, ha’ mim, ha ‘mim, ha’ mim, ha ‘mim! (Q 40:1)

Urusan telah ditetapkan. Kemenangan telah datang. Atas kami mereka tidak akan menang. Ha ‘mim!

[Ini adalah] pengiriman ke Kitab dari Allah, Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui AII, Mengampuni dosa,

Penerima penyesalan, parah dalam menghukum, Penyantun.
Tidak ada Tuhan selain Dia ada di sana.
Kepada-Nya lah kembali. (Q 40:1-3)

Dalam nama Allah (bismillah) adalah pintu kita. Mei [Allah] memberkati dinding kita.
Ya ‘dosa (Q 36:1) adalah langit-langit kita.

Kaf ha ‘ya’ ‘ain shod (Q 19:1) adalah kecukupan kita. Ha ‘mim’ ain sin Qaaf (Q 42:1) adalah tempat perlindungan kita.

Jadi Tuhan sudah cukup bagimu terhadap mereka, karena Ia mendengar semua, tahu semua.
[Ulangi tiga kali]

Tabir tahta telah dijatuhkan atas kami, dan mata Allah memandang pada kami. Allah adalah di belakang mereka, sekeliling. Memang, itu adalah pertunjukan yang mulia [Al Qur'an], tertera pada dijaga tablet [lawh Mahfuz] (Q. 85:20-21). [Ulangi tiga kali]

Protector saya Tuhan, yang mengungkapkan Kitab (dari waktu ke waktu), dan Ia akan memilih dan berteman dengan orang benar. (Q. 7:196) [Ulangi tiga kali]

kecukupanku adalah Tuhan. Tidak ada Tuhan selain Dia ada di sana. Kepada-Nya aku bertawakal, Sebab Ia adalah Tuhan atas takhta agung (Q. 9:129). [Ulangi tiga kali]

Dalam nama Allah, dengan Nama yang ada di bumi atau langit yang dapat merugikan, karena Dia adalah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [Ulangi tiga kali]

Tidak ada kekuatan dan tidak ada kekuatan kecuali dengan Allah, Tinggi, Yang Maha Perkasa.

RIWAYAT LAHIRNYA HIZIB:

XXXX

Yang MULIA Syaikh Abu al-’Aza’im ibn Sultan Madi terkait dengan saya di kota Tunis, semoga Allah Ta’ala mengawasi hal itu, begitu juga yang layak dan diberkati Syaikh Sharaf al-Din, putra dari Syaikh (al-Syadzili ) di kota Damanhur al-Wahsh dari Mesir pada tahun 715 H. syaikh yang berada di titik pengaturan dari Kairo untuk menunaikan ibadah haji ke Mekah dalam waktu yang singkat setelah keberangkatan dari para peziarah.

Dia berkata,”Aku telah ilahi memerintahkan untuk melakukan ziarah tahun ini. Jadi bagi kami menemukan sebuah kapal Sungai Nil di mana untuk melakukan perjalanan dengan cara Mesir Hulu: “Mereka mencari-cari kapal, namun hanya menemukan satu milik orang Kristen yang adalah orang Kristen tua dengan anak-anaknya.

Dia berkata, “Mari kita naik papan:” Kami masuk ke kapal dan berlayar dari Kairo dan bepergian selama dua atau tiga hari. Lalu angin bergeser sehingga kami berlayar ke dalamnya. Jadi, kita terikat ke tepi Sungai Nil di sebuah tempat tak berpenghuni. Kami tetap di sana sekitar satu minggu di dalam melihat perbukitan Kairo.

Salah satu peziarah menyertai kita bertanya, “Bagaimana mungkin bahwa Syaikh mengatakan bahwa ia diperintahkan untuk menunaikan ibadah haji tahun ini bila waktu untuk itu telah berlalu? Dan berapa lama perjalanan ini akan berlangsung?, Di tengah hari syaikh tidur dan terbangun, dan kemudian menawarkan doa ini [dikenal sebagai Litani Laut]. “Di mana kapten kapal?” ia bertanya.

“Ya” ia menjawab, “inilah aku: ‘
“Siapa namamu?” tanya syaikh. “Mismar: ‘
“Wahai diberkati Mismar, membabar layar: ‘syaikh memerintahkan.
“Wahai tuanku:” kapten keberatan, “[Jika saya melakukan itu], kita akan datang lagi ke Kairo dengan berlayar sebelum angin: ‘
“Kita akan kembali menjadi pelancong: ‘syaikh menjawab,” Insya Allah:’

Sekali lagi sang kapten keberatan, “Angin ini akan mengantar kami kembali ke Kairo sebelum akhir hari ini, dan, lebih jauh lagi, dengan angin seperti itu, untuk mendapatkan kapal berlayar di bawah akan benar-benar mustahil: ‘

“Membabar layar; ‘syaikh memerintahkan dia,” dengan berkat Tuhan: “Jadi kita mengibarkan layar, dan Tuhan [Dia dimuliakan] memerintahkan angin agar bergeser dan mengisi layar [begitu cepat, sehingga mereka] adalah mampu menyingkirkan tali dari tiang pancang. Mereka memotong dan kami berangkat di bawah angin sepoi-sepoi. Kapten masuk Islam, baik ia dan adiknya.

Ayah mereka tidak berhenti untuk meratap dan berkata, “Saya kehilangan dua anak laki-laki pada,
perjalanan ini: “” Sebaliknya; ‘syaikh berkata kepadanya, “Anda telah mendapatkan mereka:”
Malam itu Kristen memiliki visi di mana hari kebangkitan, sebagaimana adanya, telah datang, dan ia beholding surga dan api. Dia menyaksikan syaikh (al-Syadzili) melakukan ke Garden kerumunan besar orang. Di antara mereka adalah anak-anak orang Kristen. Dia ingin mengikuti mereka, tetapi ia dicegah. Dia diberitahu, “Kau bukan dari mereka sampai Anda masuk agama mereka: ‘

Orang Kristen yang terkait dengan syaikh, dan dia [Kristen] masuk Islam. Kemudian syaikh berkata kepadanya, “Orang-orang yang Anda lihat dengan saya adalah teman saya pada hari kebangkitan.”

Kami melanjutkan perjalanan kami dengan mudah dan berhasil dengan insiden penceritaan yang akan memakan waktu yang lama. Mereka menyelesaikan ibadah haji tahun itu.
Tuanku, Madi, terkait, menurut laporan dari syaikh, Kristen menjadi salah satu orang kudus yang besar dari Allah. Akibatnya, ia menjual kapal dan melakukan haji bersama kami, bersama dengan anak-anaknya. Dia punya zawiya (tempat ibadah) di Mesir Hulu dan merupakan salah satu dari orang-orang yang dianugerahi dengan kekuatan karismatik. Perjalanan yang penuh berkah ini merupakan kesempatan bagi manifestasi dari kekuasaan tersebut. Semoga Tuhan mengasihaninya dan akan senang dengan dia.

Syaikh berkata,
Demi Tuhan, aku tidak mengucapkan itu [yang hizib Laut] kecuali seperti itu datang dari Nabi Allah, dari instruksi yang saya belajar itu. “Penjaga itu;” katanya kepada saya, “karena itu berisi nama terbesar Tuhan: ‘

Hal ini tidak dibacakan di tempat manapun tanpa keamanan yang memerintah di sana. Jika itu telah dengan penduduk Baghdad, Tatar tidak akan mengambil kota.

HIZIB NAWAWI

 

حزب النووي

 

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

 

بِسْمِ اللهِ اللهُ أَكْبَرُ , اللهُ أَكْبَرُ , اللهُ أَكْبَرُ ,

أَقُولُ عَلَى نَفْسِي وَعَلَى دِيْنِي وَعَلَى أَهْلِي وَعَلَى أَوْلاَدِيْ وَعَلَى مَالِي وَعَلَى أَصْحَابِي وَعَلَى أَدْيَانِهِم وَعَلَى أَمْوَالِهِم أَلْفَ بِسْمِ اللهِ اللهُ أَكْبَرُ , اللهُ أَكْبَرُ ,

 

أَقُولُ عَلَى نَفْسِي وَعَلَى دِيْنِي وَعَلَى أَهْلِي وَعَلَى أَوْلاَدِيْ وَعَلَى مَالِي وَعَلَى أَصْحَابِي وَعَلَى أَدْيَانِهِم وَعَلَى أَمْوَالِهِم أَلْفَ أَلْفِ بِسْمِ اللهِ اللهُ أَكْبَرُ , اللهُ أَكْبَرُ ,

 

أَقُولُ عَلَى نَفْسِي وَعَلَى دِيْنِي وَعَلَى أَهْلِي وَعَلَى أَوْلاَدِيْ وَعَلَى مَالِي وَعَلَى أَصْحَابِي وَعَلَى أَدْيَانِهِم وَعَلَى أَمْوَالِهِم أَلْفَ أَلْفِ أَلْفِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ .

 

بِسْمِ اللهِ وَبِاللهِ وَمِنَ اللهِ وَإِلَى اللهِ وَعَلَى اللهِ وَفِي اللهِ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ .

 

بِسْمِ اللهِ عَلَى دِينِي وَعَلَى نَفْسِي وَعَلَى أَوْلاَدِي

 

بِسْمِ اللهِ عَلَى مَالِي وَعَلَى أَهْلِي بِسْمِ اللهِ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ أَعْطَانِيهِ رَبِّي .

 

بِسْمِ اللهِ رَبِّ السَّمَوَاتِ السَّبْعِ وَرَبِّ الأَرْضِيْنَ السَّبْعِ وَرَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ . بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْم (3 كالي)

 

بِسْمِ اللهِ خَيْرِ الأَسْمَاءِ فِي الأَرْضِ وَفِي السَّمَاءِ  ,

 

بِسْمِ اللهِ أَفْتَتِحُ وَبِهِ أَخْتَتِمُ ,

 

اللهُ , اللهُ , اللهُ , اللهُ رَبِّي لاَ أُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا ,

 

اللهُ , اللهُ , اللهُ , اللهُ رَبِّي لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ ,

 

اللهُ أَعَزُّ وَأَجَلُّ وَأَكْبَرُ مِمَّا أَخَافُ وَأَحْذَرُ (3 كالي)

 

)قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ , اللَّهُ الصَّمَدُ , لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ , وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (. (3 كالي)

 

وَمِثْلُ ذَلِكَ عَنْ يَمِيْنِي وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَمِثْلُ ذَلِكَ عَنْ شِمَالِي وَعَنْ شَمَائِلِهِم , وَمِثْلُ ذَلِكَ مِنْ خَلْفِي وَمِن خَلْفِهِم وَمِثْلُ ذَلِكَ مِنْ فَوْقِِيْ وَمِنْ فَوْقِهِمْ وَمِثْلُ ذَلِكَ مِنْ تَحْتِي وَمِنْ تَحْتِهِم وَمِثْلُ ذَلِكَ مُحِيطٌ بِي وَبِهِم , اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ لِي وَلَهُمْ مِنْ خَيْرِكَ بِخَيْرِكَ الَّذِي لاَ يَمْلِكُهُ غَيْرُكَ ,

 

اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي وَإِيَّاهُمْ فِي عِبَادِكَ وَعِيَاذِكَ وَعِيَالِكَ وَجِوَارِكَ وَأَمَانَتِكَ وَحِرْزِكَ وَحِزْبِكَ وَكَنَفِكَ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَسُلْطَانٍ وَإِنْسٍ وَجَانٍ وَبَاغٍ وَحَاسِدٍ وَسَبُعٍ وَحَيَّةٍ وَعَقْرَبٍ وَمِنْ كُلِّ دَابَةٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا إِنَّ رَبِّي عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ ,

 

حَسْبِيَ الرَّبُّ مِنَ الْمَرْبُوْبِينَ , حَسْبِيَ الْخَالِقُ مِنَ الْمَخْلُوقِينَ , حَسْبِيَ الرَّازِقُ مِنَ الْمَرْزُوْقِيْنَ , حَسْبِيَ السَّاتِرُ مِنَ الْمَسْتُورِيْنَ , حَسْبِيَ النَّاصِرُ مِنَ الْمَنْصُورِيْنَ , حَسْبِيَ الْقَاهِرُ مِنَ الْمَقْهُورِينَ , حَسْبِيَ الَّذِي هُوَ حَسْبِي , حَسْبِيَ مَنْ لَمْ يَزَلْ حَسْبِي , حَسْبِيَ اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ , حَسْبِيَ اللهُ مِنْ جَمِيعِ خَلْقِهِ ,) إِنَّ وَلِيِّيَ اللهُ الَّذِي نَزَّلَ الْكِتَابَ وَهُوَ يَتَوَلىَّ الصَّالِحِيْنَ (

 

)وَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْءَانَ جَعَلْنَا بَيْنَكَ وَبَيْنَ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ حِجَابًا مَسْتُورًا , وَجَعَلْنَا عَلَى قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً أَنْ يَفْقَهُوهُ وَفِي ءَاذَانِهِمْ وَقْرًا وَإِذَا ذَكَرْتَ رَبَّكَ فِي الْقُرْءَانِ وَحْدَهُ وَلَّوْا عَلَى أَدْبَارِهِمْ نُفُورًا( ,

 

)فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ(

 

وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّم (تيوف كانن ، كيري , دفن , بلاكغ 3 كالي)

 

خَبَأْتُ نَفْسِي فِي خَزَائِنِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ , أَقْفَالُهَا ثِقَتِي بِاللهِ , مَفَاتِيْحُهَا لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ , أُدَافِعُ بِكَ اللَّهُمَّ عَنْ نَفْسِي مَا أُطِيْقُ وَمَا لاَ أُطِيْقُ لاَ طَاقَةَ لِمَخْلُوقٍ مَعَ قُدْرَةِ الْخَالِقِ . حَسْبِيَ اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ .

 

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّم

سورة الإخلاص

سورة الأعراف الأية 196

سورة الإسراء الأية 45-46

سورة التوبة الأية 129

HIZIB NASHAR

 

1 : للإمام أبي الحسن الشاذلي رحمه الله تعالى

بسم الله الرحمن الرحيم

{وقال موسى إني عذت بربي و ربكم من كل متكبر لا يؤمن بيوم الحساب } 3 اللهم بسطوة جبروت قهرك و بسرعة إغاثة نصرك و بغيرتك لانتهاك حرماتك و بحمايتك لمن احتمى ببابك , نسألك : يا الله 3 , يا سميع يا مجيب يا قريب يا سريع يا منتقم يا قهار يا شديد البطش يا من لا يعجزه قهر الجبابرة و لا يعظم عليه هلاك المتمردين من الملوك و الأكاسرة , أن تجعل كيد من كادنا في نحره و مكر من مكر بنا عائداً عليه و حفرة من حفر لنا حفرة واقعاً هو فيها و من نصب لنا شبكة الخداع أجعله يا سيدي مسوقاً إليها و مصاداً فيها و أسيراً لديها , اللهم بحق { كهيعص } اكفنا هم العدا و لقهم الردى و أجعلهم لكل حبيب فدا و سلط اللهم عليهم عاجل النقم في اليوم و الغدا , اللهم بدد شملهم اللهم فرق جمعهم اللهم فل حدهم و أقل عددهم اللهم أجعل الدائرة عليهم اللهم أرسل العذاب إليهم اللهم أخرجهم عن دائرة الحلم و اللطف و أسلبهم مدد الإمهال و غل أيديهم و أربط على قلوبهم و لا تبلغهم الآمال , اللهم مزقهم كل ممزق مزقته أعداءك انتصاراً لأنبيائك و رسلك و أوليائك . اللهم أنتصر لنا انتصارك لأحبابك على أعدائك 3 . اللهم لا تمكن الأعداء فينا و لامنا و لا تسلطهم علينا بذنوبنا 3 . { حم } لا ينصرون 7 . اللهم بحق { حم عسق } حمايتنا مما نخاف , اللهم قنا شر الأسواء و لا تجعلنا محلاً للبلوى , اللهم أعطنا أمل الرجاء و فوق الأمل, اللهم يا من بفضله لفضله نسأل , نسألك يا إلهي : العجل 3 , الإجابة 3 . يا من أجاب نوحاً في قومه يا من نصر إبراهيم على أعدائه يا من رد يوسف على يعقوب يا من كشف ضر أيوب يا من أجاب دعوة زكريا يا من قبل تسبيح يونس بن متى , أسألك اللهم بأسرار أصحاب هذه الدعوات المستجابات?أن تقبل ما به دعوناك و أن تعطينا ما سألناك و أنجز لنا و عدك الذي و عدته لعبادك الصالحين المؤمنين { لا إله إلا أنت سبحانك إني كنت من الظالمين } انقطعت آمالنا وعزتك إلا منك , و خاب رجاؤنا و حقك إلا فيك.
إن أبطأت غارة الأرحام و ابتعـدت , عنا فأقرب شئ غـارة الله . يا غارة الله حثي الســير مسرعة , في حل عقدتنا يا غـارة الله. عــدت العـــادون و جـاروا, و رجونـــا الله مجـيرا .وكـــفى بالله ولــيـــــاً , وكفى بالله نصــــــيراً .يا واحد يا علي يا حليم حسبي الله و نعم الوكيل , و لا حول و لا قوة إلا بالله العلي العظيم {سلام على نوح في العالمين } . استجب لنا : آمين 3 . { فقطع دابر القوم الذين ظلموا و الحمد لله رب العالمين }.

 


2 : للإمام عبد الله بن علوي الحداد رحمه الله تعالى

بسم الله الرحمن الرحيم

{ إنا فتحنا لك فتحاً مبينا ليغفر لك الله ما تقدم من ذنبك و ما تأخر و يتم نعمته عليك و يهديك صراطاً مستقيما ًو ينصرك الله نصراً عزيزاً} { وكان عند الله وجيهاً } {وجيهاً في الدنيا و الآخرة و من المقربين } {وجهت وجهي للذي فطر السماوات و الأرض } {نصر من الله و فتح قريب و بشر المؤمنين , يا أيها اللذين آمنوا كونوا أنصار الله كما قال عيسى بن مريم للحواريين من أنصاري إلى الله قال الحواريون نحن أنصار الله } { الله لا إله إلا هو الحي القيوم لا تأخذه سنة و لا نوم له ما في السماوات و ما في الأرض من ذا الذي يشفع عنده إلا بإذنه يعلم ما بين أيديهم و ما خلفهم و لا يحيطون بشيء من علمه إلا بما شاء وسع كرسيه السماوات و الأرض و لا يؤده حفظهما و هو العلي العظيم } {لو أنزلنا هذا القرآن على جبل لرأيته خاشعاً متصدعاً من خشية الله و تلك الأمثال نضربها للناس لعلهم يتفكرون هو الله الذي لا إله إلا هو عالم الغيب و الشهادة هو الرحمن الرحيم هو الله الذي لا إله إلا هو الملك القدوس السلام المؤمن المهيمن العزيز الجبار المتكبر سبحان الله عما يشركون هو الله الخالق البارئ المصور له الأسماء الحسنى يسبح له ما في السماوات و الأرض و هو العزيز الحكيم } .
أعيذ نفسي بالله تعالى من كل ما يسمع بأذنين و يبصر بعينين و يمشي برجلين و يبطش بيدين و يتكلم بشفتين , حصنت نفسي بالله الخالق الأكبر من شر ما أخاف و أحذر , من الجن و الأنس و أن يحضرون عز جاره و جل ثناؤه و تقدست أسماؤه و لا إله غيره . اللهم إني أجعلك في نحور أعدائي و أعوذ بك من شرورهم و تحيلهم و مكرهم و مكائدهم , أطفئ نار من أراد بي عداوة من الجن و الإنس , يا حافظ يا حفيظ يا كافي يا محيط . سبحانك يا رب ما أعظم شأنك و أعز سلطانك , تحصنت بالله و بأسماء الله و بآيات الله و ملائكة الله و أنبياء الله و رسل الله و الصالحين من عباد الله , حصنت نفسي بلا إله إلا الله سيدنا محمد رسول الله صلى الله عليه و آله و سلم .اللهم احرسني بعينك التي لا تنام و اكنفني بكنفك الذي لا يرام و ارحمني بقدرتك علي , فلا أهلك و أنت ثقتي و رجائي. يا غياث المستغيثين 3. يا درك الهالكين 3 . اكفني شر كل طارق يطرق بليل أو نهار إلا طارقاً يطرق بخير إنك على كل شئ قدير.
بسم الله أرقي نفسي من كل ما يؤذي و من كل حاسد , الله شفائي , بسم الله رقيت , اللهم رب الناس أذهب البأس أشف أنت الشافي وعافي أنت المعافي , لا شفاء إلا شفاؤك شفاءً لا يغادر سقماً ولا ألماً , يا كافي يا وافي يا حميد يا مجيد, أرفع عني كل تعب شديد و اكفني من الحد والحديد والمرض الشديد والجيش العديد , و أجعل لي نوراً من نورك وعزاًً من عزك ونصراً من نصرك وبهاءً من بهائك وعطاءً من عطائك وحراسة من حراستك وتأييداً من تأييدك , يا ذا الجلال والإكرام والمواهب العظام , أسألك أن تكفيني من كل ذي شر إنك أنت الله الخالق الأكبر . وصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم تسليماً كثيراً طيباً مباركاً فيه , والحمد لله رب العالمين ظاهراً وباطناً وعلى كل حال يا أرحم الراحمين

HIZIB LATIEF

Hizib ini sangat fokus untuk pertahanan, perlindungan, kharisma, dan pengobatan. Juga banyak diwirid untuk menghadapi kejahatan, menghadapi penguasa yang lalim, menarik hati orang yang benci atau murka sehingga berubah menjadi kasih sayang. Bunyi hizibnya sebagai berikut:

بخفى لطف الله بلطيف صنع الله بجميل سـتر الله ببديع عفو الله بسـريع كرم الله
بإغاثة جود الله بألف ألف لا حول ولا قوة إلا بالله
دخلت فى كنف الله وتمسـكت بكتاب الله وتشـفعت برسـول الله صلى الله عليه وسلم
بدوام ملك الله بلا حول ولا قوة إلا بالله العلى العظيم
بياه ياه أهيل أهيل أهياش أهياش
حجبت نفسى بحجاب الله ومنعتها بأيات الله وحصـنتها بالأيات البينات والذكر الحكيم
بحق من يحى العظام وهى رميم – من قطع سورة يس : 78
جبريل عن يمينى وميكائيل عن يسـارى وإسـرافيل من خلفى وعزرائيل من قدامى
وسـيدنا محمد صلى الله عليه وسـلم أمامى
وعصى موسى فى يدى فمن رءانى هابنى وأطاع أمرى
وخاتم سـليمان على لسـانى فمن تكلمت إليه قضى حاجتى
ونور يوسف على وجهى فمن رءانى أحبنى
والله محيط بى وهو المسـتعان به على أعدائى
لا إله إلا الله هو الكبير المتعال
محمد رسول الله هو السـيد المفضال
ولا حول ولا قوة إلا بالله العلى العظيم
وصلى الله على سيدنا ومولانا محمد نبى الأمة
وكاشـف الغمة وعلى ءاله وصـحبه وسـلم تسـليما
@bibirmerahx

ILMU PENUNDUK ANGIN (Eksklusif BIBIRMERAHX)

BIBIR MERAH X

Angin adalah salah satu Makhluk Allah SWT dan angin adalah salah satu elemen/anasir alam yang luar biasa kekuatannya. Bila anda sudah bisa mengendalikan/menguasai/menundukkan angin maka anda bisa mengarahkan angin topan/angin ribut/angin puting beliung kemana yang anda kehendaki.

Ini  ilmunya:

kirim al fatihah kepada angin

selanjutnya baca

Fasakhkharnaa Lahu Alrriiha Tajrii Bi-amrihi Rukhaa-an Haytsu Ashaaba

7777 x 7 hari

baca di luar rumah sambil menarik napas dan menghirup udara.

Nah bila telah slsai mengamalkannya, maka berlatihlah. Caranya keluar rumah cari tempat misal di area persawahan atau lapangan yang banyak angin. Selanjutnya baca doa mantra sambil tahan napas lalu hembuskanlah. Beri perintah kepada angin dengan perintah khusus: misalnya.. “angin kuperintahkan kau untuk bertiup kencang ke pohon itu” sambil jari menunjuk ke sebuah pohon.

Berlatihlah tekun. Semakin lama, kita akan menguasai ilmu ini sampai tingkat mahir hingga mampu mengarahkan/membuat atau menyingkirkan /memindahkan angin topan di satu wilayah sesuai dengan yang anda kehendaki atas ijin Allah SWT.

@BIBIRMERAHX,2014

MELUMPUHKAN PENJAHAT

Kadang kita dihadapkan pada situasi sulit, misalnya berhadapan dengan orang dholim (perampok/pencopet/penodong/pemeras/pencuri dll). Nah anda bisa membuat mereka lumpuh. Caranya:

Katakan:

Wamaa yanzhuru haaulaa-i illaa shayhatan waahidatan maa lahaa min fawaaqin

Lalu pukullah/tinjulah mereka dengan tahan napas. Insya allah mereka akan mengalami lumpuh tiada berdaya. Ilmu ini berkhodam sangat kuat dan gunakan hanya untuk melawan kebatilan.

Silahkan mengamalkan, saya ijasahkan buat anda.

@bibirmerahx,2014

PERBANYAK BERDZIKIR AGAR AURA DIRI ANDA CERAH BERUBAH

aura bibirmerah xOLEH: BIBIRMERAH X
Bagi banyak orang, Aura hanya CAHAYA dari manusia. Bagi para ilmuwan, AURA ADALAH PANCARAN ENERGI energi yang mengelilingi makhluk hidup. BAGI PARA SPIRITUALIS, AURA ADA HUBUNGANNYA DENGAN KEKUATAN/POWER SESEORANG!
Aura ini berbentuk radiasi warna halus yang mengelilingi makhluk hidup. Setiap warna menandakan getaran tertentu yang memiliki arti yang berbeda. Sejarah Sejarah Aura pergi jauh ke belakang pada masa lalu. Pelukis, dan seniman dari segala usia telah menggambarkan Aura dalam sinar bercahaya bersinar lampu di sekitar manusia, tumbuhan, hewan, atau makhluk lainnya. Informasi ini, hanya dapat dirasakan oleh orang yang sensitif. Telah diteliti dan dibuktikan secara ilmiah dalam dekade terakhir. Ditemukan oleh para peneliti Alat untuk melih aura namanya KIRLIAN PHOTOGRAPHY.
Ilmuwan modern mengukur Aura sebagai MEDAN ELEKTROMAGNETIK di sekitar makhluk hidup. Kalau kita perhatikan dengan santai dan pandangan yang jernih maka kita dapat melihat walau mungkin secara samar bahwa pada badan yang hidup (juga ada badan tak hidup ) terdapat semacam lapisan warna yang meliputinya yang kita kenal dengan nama AURA.Warna dari Aura mirip seperti warna pelangi yang menyelimuti permukaan sebuah benda (terutama benda hidup) dan warna tsb dapat berubah setiap saat tergantung dari keadaan mental orang tsb.Pada manusia Aura dapat kita lihat menjadi TIGA bagian .aura_girl BBMBagian pertama atau bagian yang paling dekat dengan permukaan tubuh yang seakan menyelimuti dan mengikuti lekuk tubuh secara tepat adalah Aura Kembaran kita.(atau disebut juga Aura kembaran Etheris).Warna Aura ini kebanyakan berwarna gelap atau kadang agak kelabu.Lapisan Kedua terletak diatasnya atau diluarnya adalah Aura bagian dalam yang sedikit banyak mencermin kankeadaan kesehatan si pemilik tubuh tsb.Lapisan ketiga adalah lapisan diatasnya lagi atau dibagian luarnya lagi yang kita sebut Aura bagian luar ,yang sangat banyak terpengaruh oleh keadaan mental atau kebatinan orang ybs.Warna dan Artinya :

Hitam
Lebih banyak diartikan sebagai pikiran yang negatif

Merah
Lebih banyak diartikan dengan kemarahan dan hawa nafsu

Coklat
Lebih banyak diartikan dengan keserakahan dan mementingkan diri sendiri.

Abu-Abu
Lebih banyak diartikan dengan suasana kemuraman dan kesedihan kadang ketakutan.

Oranye
Lebih diartikan dengan ambisi.

Kuning
Lebih diartikan dengan kecerdasan pada ybs.

Hijau
Sifat baik

Biru
Rasa keagamaan ,ketaatan dan cita-cita mulia

Putih ( Putih )
Menunjukan tingkat kerohanian yang tinggi.

Tentu masih banyak lagi warna kombinasinya yang dapat kita lihat dan ini mempunyai arti gabungan tsb.

SARAN MASUKAN DAN INPUT: SENANTIASA MELAKUKAN WIRID/DZIKIR/ DOA MENGINGAT ALLAH MAKA DIJAMIN LAPISAN ENERGI DAN WARNA AURA ANDA AKAN MENJADI BERUBAH MENJADI BIRU DAN PUTIH… ARTINYA PERTAHANAN GOIB DAN POWER AKAN MENINGKAT. KESADARAN SPIRITUAL ANDA PUN AKAN BERKEMBANG PESAT MAKA BERDZIKIRLAH SEBANYAK-BANYAKNYA….

@BBMX,2014