WAHAI PEJALAN !


“Jika kau terlalu sibuk melihat masa lalumu,
atau bahkan cemas terhadap kehidupan masa mendatang,
kau tidak akan melihat-Nya.
Dan jika kau melupakan-Nya,…hidup ini tak layak kau jalani…”

Jika engkau belum mempunyai ilmu, hanyalah prasangka,
maka milikilah prasangka yang baik tentang Tuhan.
Begitulah caranya!

Jika engkau hanya mampu merangkak, maka merangkaklah kepada-Nya!
Jika engkau belum mampu berdoa dengan khusyuk,
maka tetaplah persembahkan doamu yang kering,
munafik dan tanpa keyakinan;
Karena Tuhan,dengan rahmat-Nya akan tetap menerima mata uang palsumu..
Jika engkau masih mempunyai seratus keraguan mengenai Tuhan, maka kurangilah menjadi sembilan puluh sembilan saja.
Begitulah caranya!

WAHAI PEJALAN!
Biarpun telah seratus kali engkau ingkar janji,
ayolah datang, dan datanglah lagi!

Karena Tuhan telah berfirman:
“Ketika engkau melambung ke angkasa ataupun terpuruk ke dalam jurang, ingatlah kepada-Ku, karena Aku-lah jalan itu.”

“Aku melihat Tuhanku di dalam mimpiku dan aku bertanya,
“Bagaimana aku bisa menemukan-Mu?”
Dia menjawab,
“Tinggalkan dirimu dan datanglah!”

“Saat engkau jauh dari Ka’bah,
memang sudah sepantasnya engkau menghadapkan wajahmu ke sana.
Namun bagi mereka yang ada di dalamnya,
mereka bisa menghadap ke mana pun mereka inginkan.”

“Dunia manusia adalah batin yang memiliki kemegahan.
Karena itu duhai sahabat, mungkinkah engkau menjadi bijak,
sementara yang relatif terus saja kau jadikan pujaan?”

“Karena cinta duri menjadi mawar
karena cinta cuka menjelma anggur segar
Karena cinta keuntungan menjadi mahkota penawar
Karena cinta kemalangan menjelma keberuntungan
Karena cinta rumah penjara tampak bagaikan kedai mawar
Karena cinta tumpukan debu kelihatan seperti taman
Karena cinta api yang berkobar-kobar jadi cahaya yang menyenangkan..
Karena cinta syaitan berubah menjadi bidadari
Karena cinta batu yang keras menjadi lembut bagaikan mentega
Karena cinta duka menjadi riang gembira
Karena cinta hantu berubah menjadi malaikat
Karena cinta singa tak menakutkan seperti tikus
Karena cinta sakit jadi sehat
Karena cinta amarah berubah menjadi keramah-ramahan”

“Tanamkanlah kecintaan para kekasih Tuhan dalam semangatmu,
jangan serahkan hatimu kepada apa pun
TAPI cinta mereka yang berhati gembira.
Janganlah mengunjungi tetangga yang berputus asa, harapan masih ada..
Jangan pergi ke arah yang gelap, karena matahari masih ada”

“Cinta mengubah kepahitan menjadi manis,
tanah dan tembaga menjadi emas,
yang keruh menjadi jernih”

(RUMI)

bibirmerah@2016

4 Komentar

  1. thorique

    SALAM SALIM

  2. Salim,mas Thorique..

  3. nerah wiranata kusuma

    sampurasun..lawas tilawas nyi patepang deui..he..artikelnya menarik izin kopas..

  4. Galih Pancer

    🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: